Tragedi Holocaust, Pemusnah 6 Juta Jiwa Kaum Yahudi

Pada saat terjadinya Perang Dunia II terdapat banyak tragedi yang menimpa manusia di seluruh dunia. Khususnya bagian negara Jerman yang memulai segala peperangan tersebut. Seperti yang kita ketahui bahwa Jerman disaat itu sangatlah ingin membunuh dan menghabiskan kaum Yahudi. Yahudi sendiri tersebar begitu luas khususnya dibagian wilayah Eropa, disaat itulah terjadinya tragedi Holocaust yang begitu mengerikan.

Holocaust adalah memorial dari tragedi pembunuhan pada kaum Yahudi sebanyak 6 juta jiwa atau lebih yang masuk kedalam alasan dari dampak akibat perang dunia II. Di berlin terdapat wilayah pemakaman yang hanya berisikan lempengan beton bertuliskan nama-nama korban jiwa tanpa jasad yang disebut dengan Holocaust Memorial.

Sejarah Singkat Tragedi Holocaust

Holocaust adalah penyiksaan dan pembantaian terhadap sekitar enam juta orang Yahudi oleh rezim Nazi dan kolaboratornya secara sistematis, birokratis dan disponsori oleh negara. Holocaust berasal dari kata dalam bahasa Yunani yang artinya “berkorban dengan api.” Nazi, yang naik ke tampuk kekuasaan di Jerman pada bulan Januari 1933, meyakini bahwa bangsa Jerman adalah “ras unggul” dan bahwa bangsa Yahudi dipandang sebagai ras rendah. Dalam kata lain Nazi menganggap Yahudi sebagai makhluk asing yang mengancam masyarakat rasial Jerman.

Otoritas Jerman juga melabelkan kelompok-kelompok lain yang mereka anggap sebagai “ras rendah” seperti Orang Roma (Gipsi), orang cacat, dan sebagian bangsa Slavia (Polandia, Rusia, dan lainnya). Kelompok-kelompok lainnya disiksa karena alasan politis, ideologis, dan perilaku, seperti di antaranya kaum Komunis, Sosialis, Saksi Yehova, dan kaum homoseks. Pada tahun-tahun awal pemerintahan rezim Nazi, pemerintah Sosialis Nasional mendirikan kamp-kamp untuk menahan warga yang dianggap tidak sepemikiran.

Setelah invasi ke Uni Soviet pada bulan Juni 1941, Einsatzgruppen (unit pembunuh keliling). Berada di belakang garis Jerman untuk melaksanakan pembantaian massal terhadap kaum Yahudi, orang Roma, pejabat negara Soviet dan petinggi Partai Komunis. Unit SS, kepolisian, dan militer Jerman membantai lebih dari satu juta orang Yahudi laki-laki, perempuan, anak-anak, serta ratusan ribu lainnya. Antara tahun 1941 hingga 1944, otoritas Nazi Jerman mendeportasi jutaan orang Yahudi dari Jerman. Selama masa tersebut banyak tentara nazi berfoya sambil bermain berbagai game judi seperti yang disediakan daftar sbobet saat ini.

Dari wilayah-wilayah pendudukan, dan dari negara-negara Poros sekutunya ke ghetto-ghetto dan pusat pembantaian. Ghetto merupakan sebutan sebuah perkampungan di Jerman sebagai Consentration Camp yang kerap disebut sebagai kamp pembantaian. Dimana mereka dibantai di fasilitas kamar gas yang dibuat khusus. Pada tahun 1933, populasi Yahudi Eropa berjumlah lebih dari sembilan juta. Hingga tahun 1945, Jerman dan para kolaboratornya telah membantai hampir dua per tiga Yahudi Eropa sebagai bagian dari “Solusi Akhir”. Hal tersebut adalah sebutan bagi kebijakan Nazi untuk membantai kaum Yahudi Eropa.

Dampak Yang Terjadi Pasca Perang Dunia II

Mengingat Perang Dunia II yang telah berakhir begitu lama, ternyata masih mempengaruhi manusia di bumi. Bahkan meninggalkan banyak perubahan di beberapa negara dan belahan dunia lainnya. Perang Dunia II memang meninggalkan banyak luka maupun kerugian besarm tidak sedikit wilayah harus kembali membangun daerahnya dari awal. Indonesia sendiri sudah cukup lega karena terlepas dari Koloni Jepang yang memiliki keinginan untuk memperluas kekuasaan. Indonesia pun saat terlepas dari perang merupakan salah satu negara yang mengalami perubahan besar.

Pengaruh Perang Dunia II Yang Berdampak Hingga Sekarang

History of The World War, buku buatan Saut Pasaribu ditahun 2019 lalu membahas tentang bagaimana kerugian dan penderitaan setelah masa perang dunia II. Segala dampak pasca perang sungguh dirasakan oleh seluruh negara di dunia ini, bahkan bangas yang memenangkan perang juga mendapatkan dampaknya.

Dampak yang terjadi tidak selalu buruk namun tidak berarti semuanya adalah dampak baik. Secara rangkum dan singkat kami akan memberikan anda informasi apa saja sih hal yang sedang anda nikmati sekarang padahal bekas dampak perang? Tanpa panjang lebar lagi, berikut ini adalah beberapa dampak yang terjadi akibat Perang Dunia II:

Dampak Pada Sosial

Para korban perang mengajak serta memberi dorongan seluruh masyarakat dunia untuk membentuk United Nation Relief Rehabilitation Administration (UNRRA). Kegiatan dari UNRRA sendiri seperti berikut:

  • Menyediakan makanan kepada rakyat terlantar.
  • Mengurus pengungsi bekas perang.
  • Mengerjakan tanah pertanian yang hancur akibat perang.

Dampak Pada Budaya

Seperti yang bisa kita bayangkan bagaimana pencampuran masyarakat yang datang ke berbagai negara saat penjajahan. Hal ini mempengaruhi budaya loh, seperti hal berikut:

  • Terbentuknya PBB untuk menggantikan LBB
  • Pengetahuan berkembang pesat serta menghasilkan teknologi maju yang mempermudah banyak orang. Salah satu contoh teknologi canggih membantu masyarakat adalah hadirnya perjudian online seperti SBOBET.

Dampak Pada Ekonomi

Beberapa negara yang hancur karena perang mencoba bangkit kembali dengan membenahi sistem ekonomi negara. Beberapa hal yang berdampak dalam ekonomi akibat perang adalah hal berikut:

  • Jerman serta Jepang berubah menjadi negara Industri.
  • Ekonomi dunia sempat mengalami kekacauan karena beberapa negara yang tidak memiliki sisa akibat perang.

Dampak Pada Politik

Politik adalah hal terakhir yang paling banyak mengalami perubahan setelah perang. Berikut ini perubahan yang trejadi pada dunia politik pasca perang:

  • Lahirnya negara-negara Nasional yang memiliki pengaruh besar untuk perjuangan bangsa Asia-Afrika saat meraih kemerdekaan.
  • Negara adikuasa ditempatkan pada Negara Amerika Serikat.
    Rusia yang dulunya bernama Uni Soviet menjadi kekuatan raksasa untuk mempersaingkan Amerika Serikat.
  • Persaingan kedua negara raksasa Amerika serikat dan Uni Soviet memecahkan beberapa negara seperti Korea Utara dengan Korea Selatan, Vietnam Utara dengan Vietnam Selatan, juga Jerman Barat dengan Jerman Timur.